Pengaruh Bokashi Kotoran Kambing terhadap Pertumbuhan Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) pada Tanah Berpasir

Maria Erviana Kusuma, Ricke Marianty, Menggi Menggi

Sari


Hijauan merupakan sumber pakan utama bagi ternak ruminansia yang berperan penting dalam mempertahankan kelangsungan hidup, mendukung produksi, serta menunjang proses reproduksi. Keberhasilan usaha budidaya hijauan pakan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jenis hijauan, ketersediaan air, kondisi iklim, dan tingkat kesuburan tanah. Pemanfaatan kotoran kambing yang diolah menjadi pupuk bokashi tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesuburan tanah secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk bokashi kotoran kambing terhadap pertumbuhan rumput gajah (Pennisetum purpureum) pada tanah berpasir, serta menentukan dosis pupuk bokashi yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan rumput gajah pada kondisi tanah tersebut. Penelitian dilaksanakan di lokasi praktik Fakultas Peternakan Universitas Kristen Palangka Raya, Jalan G.S. Rubay, Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan berupa dosis pupuk bokashi kotoran kambing, yang terdiri atas lima taraf, yaitu: b0 = tanpa pupuk (kontrol), b1 = 10 ton ha⁻¹, b2 = 20 ton ha⁻¹, b3 = 30 ton ha⁻¹, dan b4 = 40 ton ha⁻¹. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk bokashi kotoran kambing pada berbagai dosis berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun rumput gajah pada umur 15, 30, 45, dan 60 hari setelah tanam (HST) pada tanah berpasir.

Kata kunci: bokashi, kotoran kambing, pertumbuhan, tanah berpasir

Teks Lengkap:

PDF